Tampilkan postingan dengan label Hamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hamil. Tampilkan semua postingan

Kenapa Cewek yang Hamil Diluar Nikah Lebih Mudah Dalam Proses Melahirkan ?


Dizaman yang serba moderen saat ini ternyata fenomena wanita yang hamil diluar nikah bisa kita temui hampir di mana mana hal ini terjadi akibat bebasnya pergaulan anak muda seta prilaku seks bebas yang mereka terapkan, dan akibatnya banyak wanita yang hamil tanpa tahu siapa bapak dari anak yang ia kandung.

Nah anehnya lagi biasa wanita yang sudah hamil diluar nikah ini jika melahirkan atau bersalin selalu mudah lihat saja di berita berita yang mengabarkan jika ada orang yang melahirkan dijalan, di wc bahkan di dalam kamar tanpa ada bantuan orang lain.

Kenapa mengandung anak luar nikah lebih mudah dalam bersalin? berikut penjelasanya:
‘Kata Sorang ustaz, ketakutan membuat seorang’ gadis terlampau ‘yang terlanjur dapat melahirkan anaknya dengan mudah.

Katanya lagi, mulai dari hubungan yang salah, ketika hamil tidak timbul kepayahan sebagaimana wanita-wanita biasa ketika sedang hamil. ALLAH cabut rasa kepayahan itu sehingga tidak mendapatkan pahala sebagaimana wanita-wanita lain yang bersusah payah ketika hamil hasil pernikahan yang sah.

Kadang-kadang, tanda-tanda sebagai orang hamil juga tidak terlihat.

Perutnya tidak nampak besar, dapat pula berjalan dengan gagahnya. Kadang, bisa pergi sekolah dan buat kegiatan lapangan sebagaimana siswa lainnya, sedangkan sebenarnya sedang sarat mengandung. Itu satu lagi nikmat yang dicabut.

Kemudian ketika melahirkan nanti, mudah saja anak itu keluar ke dalam toilet pun bisa selesai. Maka, pahala sakit karena melahirkan anak itu telah diangkat darinya. Wanita biasa, pada keadaan begini harus dibantu oleh bidan yang terampil, itu pun susah dan sakit untuk melahirkan anak, tetapi wanita yang terlanjur itu mudah saja.

Setelah anak itu lahir, mereka sumbatkan ke dalam toilet dan flush! Mengapa sampai begitu kejam? Karena perasaan kasih sayang sudah dicabut darinya.

Jadi, kepada semua gadis, jangan mudah tergoda.Secinta apapun kamu kepada seorang pria, jangan serahkan diri kamu secara yang salah. Kamu akan dihantui perasaan bersalah seumur hidup kamu.

Arisan S*ks Pelajar SMA Penyebab Banyaknya Siswi Hamil di Limapuluh Kota


Kenakalan remaja terutama di usia SMA semakin menghawatirkan, bukan hanya kenaklan dengan membolos atau tauran melainkan telah banyak yang terjerumus pada pergaulan bebas yang berujung s*ks bebas.

Beberapa kabar beredar tentang adanya oknum siswi yang tidk bisa mengikuti ujian nasional atau UN lantaran telah hamil yang pastinya hasil diluar nikah.

Seperti yang pernah terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu. Dimana dikabarkan ada 3 pelajar yang tidak ikut ujian nasional (UN) karena hamil di luar nikah. Dan setelah ditelusuri, ketiga pelajar di wilayah selatan Kabupaten Limapuluh Kota itu ternyata hamil di luar nikah akibat ikut arisan s*ks.

Kabar arisan s*ks di kalangan pelajar itu awalnya didengar RPG dari aktivis Serikat Petani Indonesia (SPI) Eka Kurniawan Sago Indra, semasa ia berkampanye sebagai caleg Partai NasDem untuk DPRD Sumbar, beberapa waktu lalu. Seperti dilansir Riau Pos, kabar tersebut semakin meluas, setelah pengurus MUI, ormas Islam, dan LKAAM Limapuluh Kota, menggelar pertemuan di kawasan Medan Nan Bapaneh, Tarantang, Harau.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua MUI Buya Safrizon Azwar, Ketua BAZDA Haji Jayusman, Wakil Ketua NU Sudirman Sair, Sekretaris IKADI Hendra Bakti, pengurus Muhammadiyah Hamdi Samah, Ketua Perti Zulkifli Dt Rajo Mangkuto, pengurus LDS Nurakmal, dan 7 pengurus LKAAM yang dipimpin Abdul Aziz Dt Gindo Malano.

Dalam pertemuan itu terungkap, ada 3 pelajar di wilayah selatan Kabupaten Limapuluh Kota itu yang hamil di luar nikah akibat ikut arisan s*ks.

“Seperti layaknya sebuah arisan, dalam arisan s*ks ini, mereka awalnya membuat komunitas sendiri. Lalu, menggelar pertemuan, mengadakan undian dan mencabut lotting,” kata Ketua Bazda Haji Jayusman, dalam pertemuan tersebut.

Untuk meminimalisir kasus-kasus maksiat dan amoral di Limapuluh Kota, Buya Safrizon dan Abdul Aziz Dt Gindo Malano, ormas Islam bersama LKAAM, mendorong tegaknya kembali hukum moral (sanksi adat) di berbagai nagari.